Seringkali kita melihat , atau mungkin bahkan kita yang mengalaminya. Pada saat hendak shalat jumat , seringkali ada yang terlambat datang . Bahkan bisa jadi kita yang terlambat. Dimana pada saat khotib sudah naik ke mimbar, dan muadzzin sedang mengumandangkan adzan. Apa yang seharusnya kita lakukan pada saat seperti itu ?. Apakah kita menyimak adzan atau langsung kita laksanakan shalat tahiyyatul masjid?. Tidak sedikit dari kita banyak yang bingung harus bagaimana pada saat mengalami kondisi tersebut.

Memang benar ada sebuah hadits yang menjelaskan tentang bagaimana sikap kita pada saat mendengarkan adzan. Rasulullah bersabda :

” إِذَا سَمِعْتُمُ ٱلْمُؤَذِّنَ فَقُولُواْ مَثْلَمَا يَقُوْلُ ثُمَّ صَلُّواْ عَلَيَّ”

“ Jika kalian mendengar muadzzin (mengumandangkan adzan) maka ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan kemudian bershalawatlah kepadaku.”

Hal seperti ini berlaku pada saat kita mendengar adzan di luar kondisi menjelang shalat Jumat , khususnya pada saat Khatib naik mimbar. Lantas , bagaimana pada saat Khatib sudah naik mimbar ?. Maka pada kondisi ini tetap diutamakan bagi kita yang terlambat datang ke masjid untuk langsung melaksanakan shalat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat, bersamaan dengan muadzzin ketika mengumandangkan adzan. Hingga saat muadzzin selesai mengumandangkan adzan, selesai juga shalat tahiyatul masjid yang dikerjakan, agar ia tetap bisa menyimak khutbah yang disampaikan. Karena pada dasarnya mendengarkan khutbah hukumnya wajib, dan menjawab adzan hukumnya sunnah. Mengerjakan amalan yang wajib lebih diutamakan daripada mengerjakan amalan sunnah. Wallahu A’lam bisshowab.