Di antara keistimewaan yang Allah Ta’ala jadikan ada pada orang yang berpuasa, adalah ia banyak memiliki kesempatan waktu mustajab. Kesempatan untuk dikabulkan doanya oleh Allah Ta’ala sangat terbuka lebar-lebar bagi orang yang berpuasa. Di antara kesempatan yang banyak tersebut, hendaknya setiap orang yang berpuasa jangan sampai melewati kesempatan mustajabnya doa di saat hendak berbuka puasa. Disebutkan di dalam sebuah hadits, yang diriwayatkan dari sahabat yang mulia, ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

Sesungguhnya doa orang yang berpuasa ketika berbuka tidaklah tertolak.” (HR. Ibnu Majah, no. 1753. Dalam sanadnya terdapat Ishaq bin ‘Ubaidillah. Ibnu Hibban memasukkan perawi ini dalam perowi tsiqoh. Perowi lainnya sesuai syarat Bukhari.)

Pada hadits di atas disebutkan bahwasanya waktu mustajab nya doa ada pada saat seseorang berbuka puasa. Muncul pertanyaan, apakah kesempatan mustajab doa ada hanya pada saat tersebut?. Tidak seperti itu. Memang benar ketika seseorang berada pada kondisi puncaknya lelah dan letih saat berpuasa, yaitu pada saat hendak berbuka, di saat itulah saat istimewa untuk memanjatkan doa. Akan tetapi jangan dikhususkan waktu mustajab hanya ada pada saat hendak berbuka. Bahkan orang yang berpuasa, sejak ia mulai berhenti makan dan minum saat dikumandangkan adzan Subuh sampai waktu dikumandangkannya adzan Maghrib sebagai pertanda waktu berbuka, semua waktu tersebut adalah waktu mustajabnya doa.

Hendaknya seseorang yang sedang berpuasa jangan sampai melewatkan kesempatan berharga. Panjatkan doa apapun yang kita inginkan , doakan kebaikan untuk semua. Kita mohon kepada Allah Ta’ala agar hajat kita terkabul. Doakan kebaikan untuk keluarga, kaum muslimin, para ulil amri kita, doakan. Doakan agar Allah Ta’ala menerima amal perbuatan yang kita kerjakan, semata-mata hanya mengharapkan keridhoan Nya. Jangan lupakan untuk senantiasa memohon kepada Allah Ta’ala agar kita dibebaskan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga Al-Firdaus yang paling tinggi. Aamiin Allahumma Aamiin.