Berkata Ibnul Qoyyim rahimahullahu ta’ala bahwa Qotadah mengatakan,  “Allah telah menciptakan malaikat dalam keadaan berakal tanpa memiliki syahwat.Allah pun menciptakan hewan dalam keadaan mempunyai syahwat tanpa memiliki akal.
Adapun manusia maka Allah menciptakannya dalam kondisi memiliki akal sehat dan syahwat.Sehingga barang siapa akalnya lebih dominan daripada syahwatnya, maka dia akan bersama para malaikat.Namun barangsiapa akalnya terkalahkan oleh syahwatnya, maka ia seperti binatang.- Sumber : Uddatus Shabirin 1/15