Biografi Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqolani

الحافظ ابن حجر العسقلاني رحمه الله

(773 – 853 H)

  • Nama dan Nasabnya :

Nama lengkap Al Hafidz adalah Syihabudin  Abu fadhl  Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud Bin Hajar, Al Kinani Al Asqolani As Syafi’i.  Ulama besar dari Mesir, adapun penisbatnya menjadi Al Asqolani adalah nisbat kepada ‘Asqalan’, sebuah kota yang masuk dalam wilayah Palestina, beliau bermadzhabkan Syafi’i.

  • Kelahiran dan Kehidupannya :

Al Hafidz Ibnu Hajar lahir di bulan sya’ban tahun 773 H di dekat sungai Nil Mesir. Beliau tumbuh sebagai anak yatim karena ayahnya sudah meninggal saat beliau berumur empat tahun, ibunya pun telah meninggal terlebih dahulu sebelum ayahnya.  Ayahnya mewasiatkan kepada dua sahabatnya untuk mengurus Ibnu Hajar yaitu Zakiyudin bin Abu Bakr bin Nurudin Ali Alkharubi (787 H) dia adalah seorang pedagang besar di mesir, yang kedua adalah Al ‘Alamah Syamsudin Bin Qotton (813 H).

Maka tumbuhlah Ibnu Hajar dalam pengawasan dua sahabat ayahnya itu, beliau Al Imam Ibnu Hajar sudah hapal Al Quran pada saat berumur Sembilan tahun, serta telah menjadi Imam shalat tarawih di Masjidil Harom Mekkah di tahun 785 pada saat berumur  dua belas tahun, dan selalu bersamanya di mekkah pada saat itu pengasuhnya Zakyudin sampai akhirnya beliau meninggal di tahun 787 H.

  • Perjalannya dalam menuntut Ilmu :

Al Imam Ibnu hajar sudah memulai menuntut ilmu dari umur lima tahun, setelah menghapal Al Quran beliau Rahimahullah mengikuti pelajaran pelajaran para ulama yang membahas kitab kitab sunnah didalamnya seperti Kitab Shahih Al Bukhari dan lain lain. Setelah kembali dari perjalanannya di mekkah beliau kembali ke mesir di tahun 786 H dan beliau telah mengahapal kitab fikih Umdatul Al Ahkam yang di tulis oleh Abdul Ghoni Al Maqdisi Rahimahullah, juga telah menghapal beberapa kitab lain.

Al Hafidz Ibnu Hajar telah di berikan oleh Allah Ta’ala kemampuan menghapal yang menakjubkan, setiap hari beliau menghapal setengah hizb Al Quran, harinya pun di penuhi dengan membetulkan catatan-catatannya sendiri, kemudian diperlihatkan kepada Guru gurunya pada saat itu, kemudian mulai menghapalnya.

Di umurnya yang kedua puluh tahun Al Hafidz Ibnu Hajar dikaruniakan oleh Allah kecintaan dalam menggali ilmu Hadist Nabi, lalu akhirnya Al Hafidz bermulazamah bersama Muhadist Al Hafidz Al Iroqi dan ulama ulama hadist lainnya.

Seperti kebanyakan para Ulama Hadist lainnya yang melazimkan dirinya untuk mengadakan perjalanan demi mendapatkan ilmu yang dia inginkan, tidak ketinggalan pula Al Hafidz Ibnu Hajar yang telah rihlah ke banyak Negara, seperti Yaman, Syam, Hijaz serta ke negri negri ulama yang lain, oleh karena itu Al Hafidz mempunyai Guru yang sangat banyak, tercatat di buku Al Hafidz sendiri yang berjudul Al Mujma’ Al Muasis  lil Mu’jam Al Mufihris, bahwa guru dari Al Hafidz berjumlah lebih dari lima ratus orang Sheikh di dalam berbagai disiplin ilmu yang berbeda –beda dan dari negara yang berbeda-beda.

  • Guru-Guru Al Hafidz Ibnu Hajar :

Dari banyak guru Al Hafidz Ibnu Hajar, ada beberapa guru yang dimana Al Hafidz sangat sering mengambil pelajaran darinya, dan yang paling berpengaruh kepadanya  yaitu,

  1. Ibrahim At Tanukhi Ad Dimasyqi (800 H), dia adalah guru Al Hafidz di bidang hadist yang berada di mesir.
  2. Sirojudin Al Bulqiny (805 H), dia adalah guru Al Hafidz di bidang hadist, Al Hafidz menyebutnya Sheikhul Islam di kitabnya Nukat ‘Ala ibnu Solah, dia pula yang pertama mengizinkan Al Hafidz untuk mengajar, beliau juga berada di mesir.
  3. Umar bin Ali Ibnul Mulaqin (804 H), dia adalah guru Al Hafidz yang terkenal dan paling banyak mempunyai karya tulis.
  4. ‘Izzudin Ibnul Jama’ah (819 H), dia adalah guru Al Hafidz dalam banyak bidang seperti Fikih, Usul FIkih, Hadist, Adab, Nahwu, Sastra dan lain lain. Beliau juga menulis banyak sekali karya ilmiyah, sampai membuat buku terpisah yang berisikan judul-judul buku yang beliau tulis Rahimahullah.
  5. Abu Fadhl Al Iraqi (806 H), dia adalah guru Al Hafidz dalam bidang hadist, dan dialah orang yang paling mengerti tentang ilmu hadist di zamannya.

Dan guru guru beliau yang lain, Rahimahumullah Jamian.

  • Murid-Murid Al Hafidz Ibnu Hajar :

Ilmunya yang luas, akhlaknya yang terpuji membuat Al Hafidz mempunyai murid sangat banyak, penuh manusia berbondong bondong menghadiri kajiannya, bahkan dikatakan hampir semua Ulama dari berbagai madzhab pada saat itu adalah muridnya.

Dari Murid-muridnya yang selalu bermulazamah dengannya adalah,

  1. Al Hafidz As Sakhowi (902 H), dia salah satu murid Al Hafidz yang juga di juluki Al Hafidz, beliau juga Ulama hadist besar di zamannya, dan mempunyai karya Ilmiah yang sangat banyak dalam bidang Ilmu Hadist, dia juga menulis tentang perjalanan gurunya ini di buku yang berjudul Al Jawahir wa Duror fi Tarjamati Sheikhul Islam Ibnu Hajar  yang telah dicetak dalam tiga jilid.
  2. Zakariya Al Ansori (926 H), dia adalah salah satu murid Al Hafidz yang menjadi ulama besar di bidang Fikih, Usul fikih dan Tafsir.
  3. Ibnu Tagri Bardi (874 H), dia adalah salah satu murid Al Hafidz yang menjadi ulama besar dalam bidang Tarikh dan mempunyai karya ilmiah yang banyak.
  4. Ibnu Fahd Al Makky (871 H), dia adalah salah satu murid Al Hafidz yang banyak mengambil ilmu hadist dari Al Hafidz, beliau juga banyak mempunyai karya ilmiah di bidang hadist.

Dan murid murid beliau yang lain Rahimahumullah Jamian.

  • Karya tulis Al Hafidz Ibnu Hajar:

Beliau telah mulai menulis di umurnya yang ke dua puluh tiga dan terus menulis sampai menjelang akhir waktu hidupnya. Al Hafidz tidak hanya mempunyai karya tulis di bidang Hadist saja, tapi juga mempunyai karya tulis di bidang lain, dikatakan oleh muridnya Al Hafidz As Sakhowi Ibnu Hajar mempunyai lebih dari 270 karya tulis di berbagai bidang ilmu, bahkan di dalam buku Ibnu Hajar wa Dirosatu Musonafatihi  karya DR. Syakir Abdul Mun’im beliau menyebutkan karya tulis dari Ibnu Hajar ada 282 buku, dan dari buku buku beliau adalah,

  1. Fathul Bari Syarah Shohih Al Bukhari, buku inilah karya tulis paling istimewa dari Al Hafidz, banyak ulama juga menulis buku Syarah Shahih Al Bukhari akan tetapi karya Ibnu Hajarlah yang paling istimewa, buku ini telah di cetak dalam 13 Jilid.
  2. Al Isobah fi tamyiz Sohabah, buku ini adalah karya tulis kedua yang teristimewa dari Al Hafidz, buku ini memuat tentang nama nama para sahabat, buku ini telah di cetak dalam 4 Jilid.
  3. Bulugul Marom, buku ini berisi hadist hadist fikih, bukunya tidak tebal, sangat terkenal dan banyak dari Tolabul Ilmi mengahapal buku ini.
  4. Tahdzibut Thahzib, buku ini berisikan nama nama periwayat hadist serta derajatnya, buku ini telah di cetak dalam 12 Jilid.

Dan banyak lagi buku buku beliau yang lain, Rahimahulllah.

  • Perkataan Para Ulama tentang Al Hafidz Ibnu Hajar:
  1. Berkata muridnya Ibnu Tagri Badri,

Beliau adalah Sheikhul Islam, Al Hafidz, Amirul Mu’minin fil Hadist, Pembawa bendera Sunnah Rasulullah Shallahu Alaihi wa Sallam, beliau adalah seorang Ulama Hadist, pintar bersyair, pandai dalam sastra bahasa, juga mahir dalam hal menulis karya Ilmiah, mempunyai otak yang cerdas, mudah menghapal, serta akhlaknya yang lembut, dan terkenal sangat menjaga dirinya dalam hal makan atau minum dari cara yang tidak halal.

Pernah Al Hafidz di undang makan oleh seseorang, kemudian mengetahui bahwa makanan yang di suguhkan berasal dari yang tidak halal, beliau berkata, “ Aku melakukan apa yang dilakukan Abu Bakr As- Sidiq, kemudian memuntahkan makanannya”. Rahimahullah.

  1. Berkata Ibnu Fahd Al Maky,

Tidak akan mataku ini melihat orang sepertinya lagi, Al Hafidz adalah seorang yang tawadhu’, ucapannya lembut, tidak mudah marah, akhlaknya baik terhadap semua orang, terhadap keluarganya,  anaknya, muridnya, sahabatnya, serta pembantunya. Beliau juga orang yang sangat menjaga waktunya, dan selalu mendakwahkan manusia kembali kepada sunnah melalui mulut, serta penanya.

  1. Berkata As Sakhowi,

Kami pernah di ceritakan oleh Sheikh kami bernama Abul Abbas Al Hanawi, beliau adalah teman Al Hafidz ibnu hajar di kajian Al Hafidz Al Iraqi, berkata Abul Abbas, “Dahulu kami semua menulis apa yang Sheikh kami katakan,dan jika datang Ibnu Hajar kami perlihatkan apa yang telah kami tulis, kemudian Ibnu Hajar membetulkannya”.

Dan banyak lagi pujian Ulama lainnya tentang Al Hafidz Ibnu Hajar, Rahimahumullah Jamian

  • Wafat Al Hafidz Ibnu Hajar :

Setelah hidupnya yang penuh keberkahan, Al Hafidz Ibnu Hajar di timpakan sakit di tahun 852 H, dalam keadaan yang seperti itu Al Hafidz tetap mengajar, sampai akhirnya penyakitnya pun terus bertambah parah, keadaanya tambah melemah, lalu akhirnya Allah wafatkan Al Hafidz Ibnu Hajar di tahun 852 H bulan Dzulhijjah di hari sabtu di Mesir.

Dan banyak dari kaum Muslimin menyolati serta mengahadiri pemakamannya, bahkan dikatakan kaum muslimin yang mengantar jenazahnya sebanyak lima puluh ribu orang, dan dikuburkan di pekuburan Bani Al Khurubi dekat dengan kuburan Al Imam As Syaf’i.

Semoga Allah merahmatinya, mengangkat derajatnya, mengampuni dosanya, serta dimasukannya ke dalam surga. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

Refrensi:

  1. Kitab Nukat ‘Ala Ibnu Solah, Tahqiq DR. Robi Al Madkholy.
  2. Kitab Nukat Ala’ Nuzhatun Nadzor, Tahqiq Sheikh Ali Hasan Al Halaby.
  3. Fathul Bari, Tahqiq Al Ustadz Fuad Abdul Baqi.

Catatan: Al Hafidz adalah julukan seorang Muhadist yang banyak menghapal hadist sanadnya dan matannya, ada juga yang menambahkan bahwa Al Hafidz adalah yang menghapal setidaknya seratus ribu hadist Sanad dan Matannya. Wallahu A’alam.

Penulis, Muhammad Halid Syar’i.